2.4 Pertumbuhan
dan Perkembangan Tanaman
Pertumbuhan
adalah :
Peristiwa perubahan biologi yang terjadi
pada makhluk hidup yang berupa pertambahan ukuran (volume, massa, dan tinggi) Irreversibel
(tidak kembali ke asal) dapat diukur serta dinyatakan secara kuantitatif.
Auksanometer adalah Suatu alat untuk
mengukur pertumbuhan memanjang suatu tanaman, yang terdiri atas sistem kontrol
yang dilengkapi jarum penunjuk pada busur skala atau jarum yang dapat menggaris
pada silinder pemutar.
Perkembangan
adalah:
Proses menuju tercapainya kedewasaan atau
tingkat yang lebih sempurna (kompleks).
Sel-sel berdiferensiasi. Peristiwa diferensiasi menghasilkan perbedaan
yang tampak pada struktur dan fungsi masing-masing organ, sehingga perubahan
yang terjadi pada organisme tersebut semakin kompleks. Proses ini berlangsung secara kualitatif.
TAHAP-TAHAP
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN
A.
TAHAP AWAL
PERTUMBUHAN
Mula-mula biji melakukan imbibisi atau
penyerapan air sampai ukuran bijinya bertambah dan menjadi lunak.
Saat air masuk ke dalam biji, enzim-enzim
mulai aktif sehingga menghasilkan berbagai reaksi kimia.
Kerja enzim ini antara lain, mengaktifkan
metabolisme di dalam biji dengan mensintesis cadangan makanan sebagai
persediaan cadangan makanan pada saat perkecambahan berlangsung.
B.
PERKECAMBAHAN
Perkecambahan terjadi karena pertumbuhan
radikula (calon akar) dan pertumbuhan plumula (calon batang).
Faktor yang memengaruhi perkecambahan
adalah air, kelembapan, oksigen, dan suhu.
Perkecambahan biji ada dua macam, yaitu:
a.
Tipe perkecambahan di atas tanah (Epigeal)
Hipokotil
memanjang sehingga plumula dan kotiledon ke permukaan tanah dan kotiledon melakukan
fotosintesis selama daun belum terbentuk.
Contoh:
perkecambahan kacang hijau.
b.
Tipe perkecambahan di bawah tanah (hipogeal)
Epikotil
memanjang sehingga plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas
permukaan tanah, sedangkan kotiledon tertinggal dalam tanah. Contoh:
perkecambahan kacang kapri (Pisum sativum).
la ini mana proposal lngkapnya
ReplyDelete