2.26.2014

Crazy Friends

"If you have crazy friends, you have everything..."

A post from a friend of mine came to my Facebook's wall. I was so glad when I read it, with a little smile I typed the keyboard in my laptop and replied her post, "So, u think that we're crazy, huh?"

Yes, we are crazy. Friends will never look at your crazyness because we all are crazy. I remember the first time I came to Istanbul, I arrived at dormitory with two coper bags from Indonesia and big jacket. I was really tired of flight, and I got a room with number 324. The room is in the right side of corner. I walked to the room and was about to open the door. But the dooe was locked, I was waiting for a few minutes after  I knocked it about 3 times. Then a girl opened the door, the first thing came to my mind was.. "This girl is so tall." The second thing was.. "I hope my roomates are good."

There were two girls who I didn't know their name, I was so shy to ask and because of my flight I was so tired, so I just put my stuffs near from my bed and some of them in the cupboard. That girl was doing something with her computer, I thought it was a computer from university. She looked kind, so I asked her to borrow her computer just to contact my family and a friend in Turkey by skype. The other girl asked me, "Do you have friend here?". Well, a good introduction :D

"No, unfortunately. This is my first day. I know nothing."

And the funniest thing was, she asked me "Can you speak arabic?". Don't you think it's funny when you realise that my face doesn't even look like an arab? Or my accent, everything..! So why did she ask me so? That time I hadn't known yet and thought it was not really funny, but now I know why did she ask. She likes Arabic, she will be really happy if she finds partner to speak arabic and share everything about arab. When she looked at my skin, she expected that I could speak arabic. (What is the connection? :/ ) Hmm, even I didn't know what is her name haha. So, the girl I met first is Elma, and the second girl is Emina. They are from Serbia.

It was the first day of my arrival. Now, It has been 4 months, I spend a lot of time with them, and even we know our crush, our favorite song, actor or actress, we have favorite restaurant to eat, we know each style, even we started to understand our language.

Oops, one more girl from Yaman, her name is Shahad, an adorable girl. I know her from Double E (I like to call Elma and Emina with "Double E"). When the Double E went back to Serbia, I was exploring Istanbul with her. They are soooo kind and unforgetable friends ever. We do crazy things together. This is friendship, I will never forget them. Thanks for you time girls!


Villa Berjalan Atatürk, Yalova



Atatürk's Walking Villa, atau dalam bahasa turki disebut Yürüyen Köşk. Villa ini terletak di kota favorit presiden pertama Turki, yaitu kota Yalova. Bukan merupakan suatu kebetulan, saya pergi ke sana tepat pada tanggal 10 November, ketika di Indonesia tanggal tersebut dikenal dengan Hari Pahlawan (10 November 1945) dan di Turki sendiri merupakan hari meninggalnya Mustafa Kemal Atatürk (10 November 1938).

Bendera setengah tiang



Di depan villa tersebut, sebuah bendera simbol nasionalisme Turki berkibar setengah tiang. Sempat susah sekali menemukan villa ini, karena saya baru pertama kali menginjak Ya
lova. "Villa berjalan" ini ternyata berada di tempat yang sangat indah, di pinggir laut dan suasananya natural sekali. Hijau, berpadu dengan langit yang berwarna biru muda dan biru tuanya laut, serta warna coklat villa dan pohon yang menjadi bagian sejarah dari villa ini. Untuk memasuki villa ini, saya harus menunggu karena hanya beberapa orang saja yang diperbolehkan masuk, kemudian yang lain mengantri di luar sambil menikmati keindahan alam Yalova ini. Akhirnya saya dan teman saya mendapat giliran, untuk pelajar kita hanya perlu membayar 2 atau 3 TL (kalau tidak salah, karena teman saya yang membayar waktu itu, hihi). Ya, intinya tidak mahal untuk mendapatkan pengetahuan, apalagi villa tersebut merupakan bangunan bersejarah di Turki. Kemudian beberapa orang yang sudah di dalam harus menggunakan plastik untuk menutupi alas kaki agar lantai tidak kotor dan ternodai.









Ada satu orang yang menjelaskan tentang sejarah villa yang tidak terlalu besar itu. Di dalam terdapat ruang konferensi besar di lantai dasar dengan beberapa benda yang digunakan oleh Atatürk, seperti cangkir kopi Brough dari Karlovy Vary, Republik Ceko, dan piringan hitam dan album dari lagu yang digunakan Ataturk untuk mendengarkan selama tinggal di villa. Ada tiga kamar di lantai atas dengan beberapa lukisan terkenal di dinding dimana para tamu akan tinggal. Sayang sekali, kami tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar.

Oh iya, mengapa villa ini disebut dengan "Villa berjalan"? Jadi sejarah singkatnya adalah, dulu villa tersebut didirikan di dekat sebuah pohon. Pada tahun 1930, salah satu cabang pohon tumbuh hampir menyentuh atap villa, sehingga cabang harus dipotong untuk melindungi villa. Namun Ataturk menolak untuk menebang cabang tersebut dengan alasan bahwa cabang pohon tidak bisa digantikan oleh sebuah villa. Beliau memerintahkan agar villa yang akan dipindahkan sebagai gantinya. Komentar ini mengejutkan semua orang, karena tidak seperti yang pernah dilakukan sebelumnya. Kemudian dibawalah truk trem dari Istanbul untuk mengangkat villa, meletakkannya di rel kereta api dan kemudian villa tersebut bergerak. Mereka memindah villa sepanjang 4 meter 80 sentimeter dengan bantuan arsitek, insinyur dan teknisi dari Istanbul yang bertanggungjawab untuk memindahkan villa yang diberikan kepada Pemerintah Kota Istanbul tersebut.





Gambar : Dokumen Pribadi