9.27.2012

A Beautiful Natural Phenomenon

(This is EXPLANATION TEXT)

(Statement)
Rainbow is a natural phenomenon that is beautiful and so ammazing. The color in the rainbow is always be a symbol to express cheerful and beauty. Color is composed of red, orange, yellow, green, blue, and purple.

(Explanation)
Do you know how can rainbow appeared in the sky? Rainbow formed by the refraction of sunlight by water vapour in the atmosphere. When sunlight through water the light is bent in such a way as to make the color deflected at different angle, and the color red is the color of the last bend, while purple is athe most first.

(Explanation)
Rainbow can only be seen if the position we were on the water vapour and the sun is behind us.

(Explanation - The End)
Rainbow will not happen in the absence of rain, the  rain itself began from the evaporation process of sea water, and then clouds will formulated through a process of precipitation as rain. If there is sun, the rainbow will appear with the position of air eyes is a rainbow arc.

Student Fighting, The National Problem (Essay)


Student fighting became a serious problem in Indonesia. This habit has been around a long time, even though a lot of ways has been done to solve this problem. Time passed, and the more daring students using dangerous weapons.

Usually, student fighting happen if a school mock other schools, then the situation was deteriorating. There was a group of students who are members of an illegal organization. Students who are members learned to attack the enemy, any strategy that is used, and more. When they had finished with the 'learning' them, they will soon come down and practice what they have got from the senior. They also have a schedule for the school to attack each other, and determine who will go to the streets, then they form a layer of defense during the brawl.

Brawl happened when they came home from school early, so they can use the opportunity to fight them with other schools. The area is prone to brawls between some school meeting area, or a path that connects the school - a particular school. In Jakarta, as many as 165 local area.

Now, the fight has become a culture, a student who was killed in the fight more and more. They dared to kill their opponents in a fight that is not clear interests and objectives. While the death toll would have died in vain. Then, where the root of the problem this student brawls? Why can not they stop these bad habits? Government should be more serious in acting, more disciplined in managing education. Supervision in seklah also not only in the school environment, the school also needs to conduct surveillance of excess, especially on a day when they came home early. Hours of study and homework needs to be added, according to the students' abilities, so that more of their time at school and at home. CCTV is also required to monitor areas prone to the brawl.

9.19.2012

Rain Drops



Water cycle is the event of the occurrence of rain water falling from the clouds to the earth. At first rain comes from several sources that there was water on earth such as sea water, river water, lake water, water reservoirs, and so forth. In addition to the aforementioned water, the water evaporates into the air can also be derived from the human body, animals, plants, and other objects that contain water.
Waters are generally undergo a process of evaporation or evaporation due to sun exposure. The evaporated water / steam into the air and eventually floated to continue to move toward the high clouds with vapors of water to another. At high vapor cloud is undergoing a process of compaction or condensation to form clouds. With the help of the wind clouds can move here and there either vertical, horizontal and diagonal.
Due to wind or moving air also cloud-UNDER meet and grow towards the sky / the earth's atmosphere where the temperature is low or cold and finally forming hail and water. Due to the weight and not being able sustained wind eventually water droplets or ice fell to the earth's surface (the precipitation). Since the lower the temperature the higher the form of ice or snow melts into water, but if the temperature is very low then it will remain as the snow fell.
The rain not only fell in the form of water and ice, but also may take the form of dew and fog. The rain that falls to the earth's surface when meeting with dry air, some  
rain may evaporate back into the air. Form small rain water is nearly spherical, while the more flat like a burger, and a bigger umbrella-shaped waterfall. Large rain water has a high-speed fall so sometimes it hurt if the members of our body.

9.08.2012

SUSUNAN LAPORAN PENELITIAN (Kuantitatif)

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Berisi alasan dan penjelasan dilakukannya penelitian.
1.2 Tujuan Penelitian
Berisi tujuan dilaksanakannya penelitian.
Contoh : 1. Memberitahukan kepada khalayak tentang ....
1.3 Rumusan Masalah
Masalah yang dirumuskan dari penelitian yang dilakukan.
1.4 Batasan Masalah
Pembatasan masalah dari rumusan masalah yang dikemukakan.
1.5 Manfaat Penelitian

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Landasan Teori
Berisi seluruh teori dan pendapat-pendapat para ahli yang relevan dengan variabel yang kita teliti. Kemudian, lakukan penarikan kesimpulan terhadap teori yang ditulis. 
B. Kerangka Berpikir
Penjabaran hubungan antara masing-masing variabel yang diteliti. Minimal untuk setiap kerangka berpikir terdiri dari 3 paragraf, dimana 1 paragraf untuk variabel pertama, 1 paragraf untuk variabel kedua dan 1 paragraf lagi untuk pendugaan variabel 1 terhadap variabel 2.
C. Hipotesis
Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang kita ajukan. Banyaknya jumlah hipotesis tergantung dari banyaknya rumusan masalah dan kerangka berpikir yang kita ajukan.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Waktu dan Tempat Penelitian
Di bagian ini dijabarkan profil tempat penelitian serta berapa lama penelitian akan diadakan, termasuk jadwal rinci dengan langkah-langkah penelitian yang akan dilakukan.
Jadwal diupayakan dibuat dalam bentuk tabel kerja.
1. Tempat Penelitian
2. Waktu dan Jadwal Penelitian
B. Metode Penelitian
1. Jenis Penelitian
Di sini dijabarkan jenis penelitian yang kita lakukan, bisa berupa survei atau eksperimen. Jelaskan pula definisi jenis penelitian yang kita lakukan.
2. Desain Penelitian
Di sini digambarkan desain penelitian yang kita lakukan. Ada yang berbentuk korelasi dan regresi sederhana, korelasi dan regresi ganda, analisis jalur, perbandingan 2 kelompok sampel, perbandingan 3 atau lebih kelompok sampel dengan interaksi, perbandingan 3 atau lebih kelompok sampel tanpa interaksi.

C. Populasi, Sampel dan Teknik Sampling
1. Populasi Target
Keseluruhan populasi yang ada di sebuah tempat penelitian. Misalnya SMP X, maka populasinya adalah seluruh siswa di SMP X.
2. Populasi Terjangkau
Bagian dari populasi target, dimana sudah diarahkan di kelas mana akan diambil sampel. Misalnya penelitian hanya untuk kelas 8, maka populasi terjangkaunya adalah seluruh siswa kelas 8 SMP X.
3. Sampel
Bagian kecil dari populasi terjangkau yang diambil menggunakan teknik sampling tertentu. Disampaikan pula berapa banyak sampel yang diambil serta teknik sampling yang digunakan untuk pengambilan sampel.

D. Metode Pengumpulan Data
1. Variabel Penelitian
Tuliskan seluruh variabel yang akan diteliti.
2. Sumber Data
Tuliskan dari siapa data diambil, untuk setiap variabel penelitian.
3. Teknik Pengumpulan Data
Tuliskan dengan media apa data dikumpulkan. Media ini bisa berupa instrumen tes atau non tes.
4. Instrumen Penelitian
Bagian ini dibagi menjadi:
a. Definisi Konseptual
Tuliskan konstruk yang telah kita buat di BAB II.
b. Definisi Operasional
Tuliskan konstruk yang telah kita buat di BAB II ditambah dengan cara kita untuk mendapatkan data. Misalnya, akan diukur dengan menggunakan angket berskala Likert berjumlah 25 soal.
c. Kisi-kisi
Tuliskan sesuai teori kisi-kisi dari setiap variabel. Dimana untuk setiap indikator memiliki beberapa soal, sehingga hasilnya nanti dapat diverifikasi dengan baik.
d. Uji Coba Instrumen
Tuliskan rumus serta hasil perhitungan dalam rangka uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Soal yang rusak diganti.
e. Instrumen Final
Tuliskan instrumen yang sudah valid dan reliabel.

Keseluruhan Bagian ini dilakukan untuk semua variabel, sehingga bila ada 3 variabel, maka akan ada 3 kali penulisan definisi konseptual, operasional, dll.

E. Teknik Analisis Data
1. Teknik Analisis Deskriptif
Tuliskan seluruh rumus yang akan kita gunakan, seperti Mean, Modus, Median, Simpangan Baku dan Tabel Distribusi Frekuensi.
2. Uji Persyaratan Analisis Data
Tuliskan semua rumus yang akan digunakan untuk menguji kualitas data, misalnya rumus Uji Normalitas, Homogenitas (untuk komparasi), Linieritas (korelasi) dan Uji Pelanggaran Asumsi Klasik (multikolinieritas, autokorelasi dan heterokedastisitas)
3. Uji Hipotesis
Tuliskan rumus yang akan kita gunakan untuk uji hipotesis termasuk dengan kriteria penerimaan Ho dan H1.

F. Hipotesis Statistik
Hipotesis dituliskan dengan menggunakan simbol-simbol matematika, misalnya menggunakan lambang rho, dll. (Masih belum paham? silahkan lihat contohnya di perpustakaan UNINDRA).

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Karakteristik Responden
Dijelaskan karakteristik responden, termasuk umur, tempat tinggal, jenis kelamin, pendidikan dan lain sebagainya.
B. Statistik Deskriptif Variabel
Dituliskan hasil perhitungan statistik deskriptif tiap-tiap variabel. Dimulai dari pembuatan tabel distribusi frekuensi, perhitungan modus, median, mean dan simpangan baku serta gambar histogramnya.
C. Uji Persyaratan Analisis Data
Dituliskan hasil perhitungan terhadap uji persyaratan analisis data yang dilakukan. Hasil perhitungan uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas dan uji pelanggaran asumsi klasik.
D. Uji Hipotesis
Dituliskan langkah-langkah pengujian hipotesis.
Jika 2 variabel bertipe interval diuji dengan korelasi dan regresi sederhana
Jika 3 atau lebih variabel bertipe interval diuji dengan korelasi dan regresi ganda
Jika 3 atau lebih variabel bertipe interval (pengembangan regresi) diuji dengan analisis jalur
Jika 2 kelompok sampel atau 2 variabel dengan tipe data berbeda diuji dengan uji beda rata-rata
Jika 3 atau lebih kelompok sampel atau 3 variabel dengan tipe data berbeda dan antar variabel ada interaksi diuji dengan ANOVA/ANAVA
Jika 3 atau lebih kelompok sampel atau 3 variabel dengan tipe data berbeda dan antar variabel tidak ada interaksi diuji dengan ANKOVA.
E. Pembahasan Hasil Penelitian
Jabarkan dengan bahasa sendiri interpretasi kita terhadap hasil perhitungan yang kita lakukan. Termasuk tuliskan juga keterbatasan-keterbatasan dalam pelaksanaan penelitian.

BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Tuliskan kesimpulan dari seluruh penelitian yang kita lakukan.
B. Saran
Tuliskan saran-saran sehubungan dengan kesimpulan yang kita buat.

9.06.2012

Mereana Mordegard Glesgorv, sebuah dugaan HOAX

Pada postingan sebelumnya "The Danger Video", saya menjelaskan tentang beberapa video berbahaya yang beredar di internet. Beberapa diantaranya adalah, Mereana Mordegard Glesgorv, video 666, dan Karlmeyer. Nama - nama video tersebut mudah ditemukan di Internet, terutama blog. Artinya, banyak persepsi mengenai video - video tersebut, dari berbagai orang di seluruh belahan dunia. Ada yang mempercayai mengenai berita video tersebut, ada pula yang menganggapnya hanya sebagai hoax.

Sebuah pemikiran terbersit di benak saya, awalnya saya 'takut' untuk membuka video - video tersebut di youtube. Sebagai bukti, beberapa bulan lalu saya memosting "The Danger Video" di blog saya. Saya membahas tentang sisi menyeramkan video - video tersebut, dan memperingatkan pembaca untuk tidak membuka video tersebut. Kemudian, saya nekad mencari video yang 'berbahaya' itu, salah satunya adalah Mereana Mordegard Glesgorv.

Sebagai cuplikan saja, saya memberitahukan kepada pembaca bahwa 'kabarnya' video Mereana Mordegard Glesgorv telah menyebabkan 153 orang yang menontonnya mencongkel mata mereka. Untuk penjelajah internet yang penasaran dengan video ini, mereka tidak dengan mudah menemukan video ini di Youtube. Jika kita mencarinya secara terus menerus, kita akan menemukannya di Youtube, itu saja hanya video yang sudah terpotong sehingga berdurasi 20 detik. Sedangkan video aslinya berdurasi 2 menit. Karena dirasa berbahaya, maka Youtube tidak menampilkan versi aslinya.

Berikut adalah gambar pertama yang terdapat dalam video tersebut. Seorang pria bermuka flat tanpa ekspresi ini menatap penonton dengan latar belakang berwarna merah. Latar belakang ini menambah kesan menyeramkan dari video ini.



Awalnya memang ter;ihat menyeramkan. Pada bagian terakhir video ini, pria tersebut semakin terlihat menyeramkan. Inilah gambarnya :


Pencarian video ini di Youtube ternyata tidak terlalu sulit. Saya langsung menemukan video ini yang ternyata mempunyai beberapa versi. Mungkin ada lebih dari satu orang yang mengupload video dengan konsep yang sama di Youtube. Saya pun menonton video ini selama 20 detik, dan mata saya pun masih utuh sampai sekarang. Saya tidak mengalami tekanan, depresi, ketakutan berlebihan atau apapun setelah menonton video ini.

Ternyata, video tersebut hanyalah buatan orang biasa tanpa maksud tersembunyi dan modus khusus. Mereana Mordegard Glesgorv adalah sebuah cerita, dan video tersebut adalah ungkapan yang menambah sisi 'mistis' di penjelajah internet.

Ceritanya begini, Mereana Mordegard Glesgorv adalah kisah yang dimuat di creepypasta.com. Kemudian seseorang mengupload sebuah video di Youtube yang menghubungkan dengan kisah Mereana Mordegard Glesgorv, pada tanggal 18 April 2008, sehari setelah kisah itu dimuat.

Saya menemukan sebuah pernyataan dari orang yang mengupload video tersebut di internet, berikut adalah pernyataannya :

"Omong-omong, untuk siapapun yang bersikap seakan-akan ini adalah video yang membuat kamu mengirim bola matamu ke Youtube...ayo, mari kita baca paragraf pertama bersama-sama:

'Konon di Youtube ada sebuah video yang berjudul Mereana mordegard glesgorv. Jika kamu mencari video ini, kamu tidak akan menemukan apapun. Jika kamu mencari beberapa kali, kamu akan menemukan sesuatu. Apa yang bisa kamu lihat hanyalah video berdurasi 20 detik yang menunjukkan seorang pria sedang menatapmu, tanpa ekspresi, dan menyeringai pada dua detik terakhir.'

..Kalian tahu, aku duduk dan menatap layar komputerku selama beberapa menit, mencoba untuk memikirkan cara untuk menjelaskan mengapa video ini bukan video pembunuhan "Ring" yang dimaksud. Namun, pada akhirnya, aku mengurungkan niatku karena menurutku itu sama saja seperti berusaha mengatakan kepada seseorang (yang tidak buta) di hari yang cerah, kalau cahaya matahari benar-benar terang.

So f**k it

Jika kalian masih juga tidak mengerti dengan kalimat yang aku sampaikan di paragraf atas, maka kalian adalah orang bodoh yang berbahaya bagi diri kalian dan bagi orang lain, dan seharusnya kalian dikurung di sel yang tertutup rapat.

I feel better now."




Perhatikan kembali gambar pria di video Mereana Mordegard Glesgorv, yang ada di atas. Kemudian bandingkan dengan gambar di bawah :
 

Saya sendiri tidak tahu siapa pria di atas, yang jelas ketika saya mencari gambar di Google dengan kata kunci "Mereana Mordegard Glesgorv", saya menemukan gambar pria ini. Kesimpulan yang saya dapatkan setelah saya menonton video tersebut dan melihat gambar pria di atas sebagai pria normal, tidak ada hal mistis di dalam cerita Mereana Mordegard Glesgorv. Cerita tersebut hanyalah cerita fiksi misteri yang sempat terkenal di internet, kemudian semakin menyeramkan dan terkesan nyata ketika seseorang membuat video dengan judul yang sama. Jadi, pernyataan saya di postingan berjudul "The Danger Video" sebaiknya dijadikan alasan untuk mencari tahu lebih dalam tentang sebuah misteri

8.12.2012

FENOMENA PENGAMEN IBU KOTA

Setiap menaiki kendaraan umum, terutama metromini, seringkali kita didatangi pengamen jalanan. Dalam satu kali perjalanan saja, bisa lebih dari dua pengamen datang. Sekarang pengamen di Ibu kota mulai membludak, membuat kota Jakarta tidak lepas dari pemandangan ini. Menurut saya, tujuan mengamen adalah menghibur orang lain untuk mendapatkan penghasilan. Saya senang melihat pengamen yang kreatif menampilkan sesuatu yang berbeda dan menarik. Pengamen seperti itu justru membuat banyak orang tertarik untuk datang dan memberikan sebagian uangnya. Misalnya suara pengamen dengan alunan gitar yang bagus, membuat orang terpesona dengan penampilannya, atau pertunjukan-pertunjukan hiburan seperti yang saya liat di televisi.

Namun sekarang, fungsi mengamen telah berubah, mengamen kini identik dengan meminta-minta dan memaksa. Saya pernah berada dalam kendaraan umum yang sedang sepi, kemudian datang pengamen yang hanya berbicara di hadapan penumpang. Setelah selesai dengan "pidato" kecilnya itu, mereka meminta uang kepada penumpang. Ketika itu saya tidak memberi mereka uang, namun mereka memaksa, mereka berkata bahwa mereka belum makan. Saya pun merogoh saku dan menemukan satu lembar uang duaribuan, itu pun hanya cukup untuk membayar metromini. Selain itu saya tidak punya uang receh lagi. Mereka tetap memaksa, "Neng, kami anak jalanan cuma dapet penghasilan dari sini. Kalo eneng kan setiap hari bisa dapet duit dan makan. Limaribu cukup neng, buat makan.." Kebetulan penumpang yang lain juga tidak memberi uang, pengamen-pengamen itu marah dan meludahi salah satu penumpang yang duduk di belakang seraya berkata dengan ketus, "Dasar orang-orang pelit! Mentang-mentang berduit! Duit kagak dibawa mati!!"

Kalau saya memberi mereka uang, kemudian datang lagi pengamen yang lain, setelah itu mereka pergi, datang lagi pengamen selanjutnya, uang saya tentu akan habis di jalan. Apalagi saya hanya anak sekolah. Kemudian saya berpikir lebih luas lagi, kalau saya memberi mereka uang, lalu orang lain memberi mereka uang, di angkutan umum lain mereka juga mendapat uang lagi, berapa penghasilan mereka dalam sehari? Mungkin memang tidak terlalu banyak, namun dengan pemberian kita tersebut, justru menyebabkan semakin banyaknya pengamen di Jakarta.

Lucunya, ada pengamen yang tidak cacat namun ketika memasuki metromini, mereka bergaya cacat dan menyanyi ala orang cacat untuk mengundang simpati penumpang. Ketika mereka turun, posisinya sudah seperti semula, tidak lagi bergaya seperti orang cacat. Masyaallah, sudah diberi sehat malah berpura-pura cacat untuk mendapatkan belas kasihan orang lain. Pengamen dengan pengemis kini berbeda tipis. Siapapun bisa menjadi pengamen, sekalipun mereka tidak mahir bernyanyi. Nah, yang sekarang mengamen di Ibu Kota itu adalah pengemis yang mengamen di Metromini. Bagaimana tidak? Mereka lebih mementingkan bagaimana membuat mereka dikasihani daripada bagaimana membuat penumpang terkesan. Diakui atau tidak, kalau pengamen semakin membludak, tentu saja warga Jakarta akan semakin sumpek. Ini juga menimbulkan citra buruk wajah Jakarta untuk wisatawan asing.

Namun tidak semua pengamen demikian. Jarang sekali saya temui pengamen yang berpenampilan bersih dengan suara bagus dan tidak ada paksaan. Pengamen seperti itu kutemui satu kali ketika hendak pulang kerumah menggunakan metromini. Pengamen tersebut menggunakan kacamata, seperti mahasiswa saja. Ia bernyanyi lagu "Butiran Debu", dengan suaranya yang indah. Menurut saya, suaranya seperti Sammy Simorangkir. Setidaknya, pengamen yang seperti ini tidak memalukan dan tidak menggunakan kekerasan. Ketika saya tanyai, ternyata tujuan dia mengamen adalah untuk mencari dana. Pengamen berpenampilan rapi itu mempunyai project di bulan suci untuk berbagi kasih, sehingga ia mengamen untuk mencari dana. Tujuan yang sangat mulia, ya.

Harapan saya, Jakarta bisa terlihat bersih dan rapi. Bayangkan saja kalau kita menggunakan pakaian yang kotor, tentu saja kita tidak akan merasa nyaman. Berbeda dengan pakaian yang bersih dan wangi, kemanapun kita pergi, kita tetap merasa nyaman dan percaya diri. Begitu pula dengan kota Jakarta tercinta ini, bagaimanapun Jakarta harus tampak bersih, bukan hanya dari lingkungan, tapi juga terlihat dari kondisi sumber dayanya.

8.10.2012

Geo Science Olimpiade

Tanggal 5 Agustus 2012 kemarin adalah hari pertemuan gue sama anak-anak OSN Kebumian Jakarta Selatan. Kita semua janjian untuk buka bersama di Plaza Festival Kuningan, tepatnya di Pizza Hut. Seru banget, kita reunian sambil bukber. Sayangnya waktunya sangat kurang, apalagi kedatangan gue sangat terlambat. Gue seneng banget bisa kenal orang-orang seperti mereka, yang mempunyai berbagai karakter unik ^_^v. Gue jadi inget pas pertama kali gue dapet berita bahwa gue lolos OSN dan berangkat ke SMA 28 Jakarta. Pagi itu gue dianter sama guru gue sampai kelas Pembinaan OSN. Sesampainya di kelas, gue liat beberapa anak udah hadir, yang gue inget ada Kidung, Masita, Andre, Dita, Dimitri, sama Firda. Gue milih tempat duduk di belakang Kidung dan Masita. Waktu itu gue belom kenal mereka, gue masih mikir gimana caranya agar gue bisa dapet temen duduk. Gimana sih, gue tuh orangnya ga suka duduk sendiri :P

Beberapa saat kemudian, datanglah Ka Bintang, mentor Pembinaan OSN yang tahun lalu lolos sampai Nasional. Pak Endang mulai bercerita mengenai Ka Bintang dengan penuh rasa bangga dan membuat gue menjadi tertegun ^^v. Lalu, terlihat dari jendela tiga orang datang, mereka adalah anak-anak dari Al-Azhar 1 atau biasa disebut Alpus. Mereka adalah Adimas, Farhan, dan Jewaqa. Yang bikin lebih kaget adalah, dari ketiga orang itu terlihat sangat mencolok satu orang berpostur tubuh tinggi (maksud gue sangat tinggi), yaitu Farhan (peace Far :P ) Emang dia tinggi banget, gatau deh tingginya mencapai berapa meter, yang jelas kalo gue berdiri disamping farhan tuh keliatan banget pendeknya gue (haha).

Hari itu adalah hari pertama pembinaan, gue cuma kenal salah seorang siswa dari SMA 43 kalo ga salah, dan gue lupa namanya siapa. Dia tiba-tiba nyamperin dan ngajakin makan bareng, okelah, gue pun dapet temen pertama. Hmm, maaf ya gue emang rada lupa namanya, buat yang gue lupa itu maaaaaf banget :'''(((
Waktu pulangnya, gue ketemu Dita sama Firda. Dita dari SMA 82 Jakarta, kalo Firda dari SMA 70 Jakarta. Kita pun kenalan, kebetulan arah kita sama, yaitu ke Blok M.

Esoknya hari kedua, gue inget banget duduk sama firda, terus belakang gue Dita sama Fryzna. Depan gue Dilla sama Febrio, samping kanan gue Dimas sama Andre, samping kiri gue Aisyah sama Essi. Singkat cerita, hari ketiga gue mulai kenal sama yang lain. Gue juga mulai kenal sama anak Al-Azhar waktu fotokopi di SMA 28.

Hari Seninnya, ada pembinaan di SMA 1 Jakarta. Kali ini seluruh DKI yang ikut pembinaan selama 3 hari, dengan hari terakhir adalah seleksi tingkat DKI Jakarta.

Alhamdulillah, gue lolos sampe ke DKI, dan bertemu dengan Dita, Firda, Anin, Dilla, Febrio, Essi, Doni, Noviandi, Jewaqa, Farhan, Dimas, Deva, Dimitri, Elfira, Aisyah, Muthia, Fairuz, Kidung, Andre, dan Masita. Pembinaan selama 8 hari di tingkat DKI ini bikin kita jadi lebih akrab, sering diskusi bersama, ngerjain soal bareng, bantu yang masih ga ngerti, pokoknya kita semua jadi lebih deket.

Tanggal 6 Juni 2012, tes seleksi OSN kebumian untuk tingkat Nasional. Pagi-pagi gue dateng ke SMA 3 Jakarta dan bertemu peserta OSN dari bidang yang lain. Gue cari temen gue dari kebumian. Setelah muter-muter, akhirnya gue ketemu sama yang lain dan segera menuju ruang kelas. Gue dapet sekelas sama Jewaqa, Doni, Firda, dan Deva. Sebelum tes dimulai, kita semua ngumpul di kelas gue bahas soal bareng. Lucunya, gue sama Jewaqa ga liat nomor tempat duduk kita, padahal tempatnya udah ditentuin tapi kita malah asal milih tempat duduk aja. Haha, itu bagian yang ga bisa gue lupain di SMA 3 Jakarta. Setelah tes, kita foto-foto bareng di SMA 3. Seru banget, kita jadi makin kompak! Sayangnya, sampai sekarang gue belom liat foto di SMA 3 itu diupload ke Facebook. Buat El, upload doong fotonya, kita semua kan pengen liat fotonya :'((( itu kenang-kenangan hari terakhir kita pembinaan tingkat provinsi :(

Akhirnya, ketemulah tanggal 5 Agustus 2012, waktu kita berbuka puasa bersama di Plaza Festival Kuningan. Meskipun belum terlalu lama, tapi rasanya udah bertahun-tahun ga ketemu. Sayangnya yang dateng cuma 11 orang, itupun Dilla pulang duluan. Rencana selanjutnya adalah karaoke, tapi kayanya kita bakalan ketemu agak lama lagi setelah tanggal 5, soalnya kita ga mungkin sering-sering ketemu. Selain karena rumah berjauhan, waktu yang susah disesuaikan, kita semua juga punya kesibukan yang berbeda-beda. Semoga aja persahabatan kita semua bisa berlangsung hingga besok, besok, besok, dan besoknya lagi. amiiin.

GLOOMY SUNDAY, Mengantar Pendengar Untuk Bunuh Diri

Gloomy Sunday merupakan ciptaan dari seorang pianis sekaligus Komposer hungaria bernama Rezs Seress dan di beri judul Szomoru Vasarnap, artinya Gloomy Sunday pada tahun 1933. Konon katanya, lagu ini telah membunuh banyak orang, tentunya dengan bunuh diri. Gue rasa sih karena pendengarnya sama-sama galau dan lagi ga enak buat dengerin lagu fun. Coba aja kalo kita lagi galau terus dengerin lagu yang galau-galau juga, pasti kita kebawa perasaan.

Kalo Gloomy Sunday ini adalah lagu yang berisi tentang keputus-asaan. Bisa diamati lagi liriknya, gue yakin banyak orang sependapat dengan gue o:) ;)

Gloomy Sundaydi angkat dari puisi dari seorang pujangga Lazlo Javor dan berlatar belakang seorang penyanyi yang mati akibat depresi karena kematian kekasihnya lalu bunuh diri. Dan faktanya, setelah lagu itu dirillis oleh resz, Laslo Javor sang pengarang meninggal karena bunuh diri.

Pada 1968, saat lagu ciptaannya itu sedang booming dan di pasang di radio-radio, Resz sang pencipta lagu, meninggal, bunuh diri dengan melompat dari jendela apartemennya. Sebelum meninggal, Resz pernah mengungkapkan bahwa lagu yang sempat menjadi hits ini mewakilkan kepedihan hatinya karena entah mengapa dia tahu bahwa dia tidak akan pernah lagi membuat hits kedua. Lagu itu sudah menambah keputusasaannya tentang hidup.

Semenjak awal di ciptakannya lagu itu, banyak kasus bunuh diri. Termasuk saat Billie Holiday menyanyikannya dan menjadi hits besar dimana lagu ini diputar di berbagai stasiun radio dan tercatat. Angka bunuh diri meningkat pesat saat lagu ini diputar. Stasiun radio BBC Inggris bahkan mengeluarkan ultimatum bagi stasiun radio untuk tidak mengkumandangkan lagu tersebut secara umum. Dan Gloomy Sunday menjadi sebuah legenda.

Selain itu Billie Mackenzie vokalis band The Associate pada tahun 1997 yang mengcover lagu Gloomy Sunday versi Billie Holiday mengakhiri hidupnya di rumah ayahnya di Dundee.

Itulah sedikit cerita tentang Gloomy Sunday. Ternyata banyak lagu yang dapat mempengaruhi otak kita. Gloomy Sunday yang sekarang beredar di Internet bukan versi full-nya, karena dirasa berbahaya setelah banyak yangmenjadi korban. Kalau sekarang kalian mau mendengarnya, boleh-boleh aja, asalkan punya mental yang kuat dan iman yang tak kalah kuat ^_^

Ini dia lirik dari lagu Gloomy Sunday :

Sunday is gloomy, my hours
are slumberers
Dearest the shadows I live with
are numberless
Little white flowers will
Never awaken you
Not where the black coach
Of sorrow has taken you
Angel have no thought of ever returning you
Would they be angry if
I thought of joining you?

Gloomy Sunday

Gloomy is Sunday, with shadows
I spend it all
My heart and i
Have decide to end it all
Soon there’ll be candles
And prayer that are sad I know
Let them not weep
Let them know
That I’m glad to go
Death is no dream
For in death I’m caressing you
With the last soul of my soul
I’ll be blessing you

Gloomy Sunday

Dreaming, I was only dreaming
I wake and I find you asleep
In the deep of my heart, here
Darling, I hope that my dream
Never haunted you
My heart is telling you
How much I wanted you

Gloomy Sunday

Karlemeyer

Setelah membaca postingan gue sebelumnya tentang "The Danger Video", kalian mungkin penasaran dengan detil cerita masing-masing video. Kali ini gue mau sedikit cerita tentang Karlmeyer.

"Karlmayer adalah suara/simfoni/musik yang dapat mempengaruhi otak manusia. Suara tersebut konon dapat menghancurkan mental manusia dan membuat manusia gila. Suara tersebut adalah "sound pollution" atau suara yang bising dan membuat pusing. Tidak ada unsur gaib sama sekali di dalam suara ini. Tergantung dari "segaib" apa pemikiran orang yang mendengarkan suara ini. 


Tapi, jangan coba-coba untuk membuka video ini. Jujur aja, gue ga pernah mau dengerin suara-suara yang ada di video itu, meskipun cuma suara bising. Dampaknya itu looh..

Dampak yang mungkin adalah sebagai berikut:

1. Sakit telinga, ini yang paling sering
tentu saja anda akan mengalami sakit telinga, karena frekuensi suara ini hampir mendekati gelombang ultrasonik

2. Pusing/migrain, ini juga sering
Jika anda mendengarkan suara ini dengan volume yang cukup tinggi, dampak ini tak terhindarkan

3. Tercantol di otak, ini cukup sering terjadi
anda menjadi memutar-mutar melodi ini terus menerus di kepala anda tanpa kemauan anda sendiri. Jika ini terjadi pada anda, bacalah peringatan diatas.

4. Menjadi paranoid
Jika anda tidak kuat tetapi memaksakan mendengarkan sampai habis, ini dapat menjadi kemungkinan. setiap anda kemana-mana anda selalu curiga, selalu celingak celinguk kiri kanan belakang, seperti ada yang mengawasi anda. pada tahap parah akan terjadi halusinasi mendadak.

5. Gila
Anda bisa saja menjadi gila. Jika anda tidak kuat mendengarkan suara ini, tetapi anda dipaksa untuk mendengarkannya/menonton videonya berkali-kali dengan volume yang besar, mungkin ini akan terjadi pada anda.

6. Tidak terjadi apa-apa
jika anda sudah memiliki pengalaman gaib yang banyak, atau anda tidak memiliki rasa takut, walaupun anda mendengarnya berkali-kali, anda tidak akan mengalami efek apa-apa, tetapi tidak terhindarkan efek kesatu dan kedua.

Konon bila mendengarkan suara ini/menonton videonya 10 kali, mental anda akan rusak, anda akan menjadi gila.

PENYEMBUHAN:

-Lupakan video/suara yang anda serap
-Dengarkan lagu-lagu slow/mellow
-Jangan menonton film horror untuk beberapa minggu

The Danger Video (at Youtube)

Ada beberapa video yang misterius dan berbahaya, salah satunya adalah video 666. Penasaran sih boleh aja, tapi kalau kalian gamau kena ruginya mendingan jangan pernah nonton video itu. Alasannya? Jika di buka maka akibatnya adalah :
1. Ketika mengakses akan muncul tulisan account suspended
2. Refresh 10x youtube akan berubah menjadi merah darah
3. Video buffering tanpa henti dan SANGAT MENGERIKAN
4. Warna merah akan berganti menjadi jantung berdetak dan berganti setiap detiknya
5. Browser tak bisa
alt tab, close, alt f4, alt ctrl del, restart, dan shutdown
6. Setelah di paksa menonton komputer otomatis mati
7. Ketika dinyalakan komputer di gandrungi virus

Selain video 666, ada juga video lain yang juga sama berbahayanya, bukan hanya berbahaya untuk komputer kita,namun juga berbahaya untuk psikologi kita. Video yang juga sama mengerikan itu (atau bahkan lebih mengerikan) berjudul Merena Mordegard Gresgolf.

Merena Mordegard Gresgolf adalah video yang menampilkan background berwarna merah dengan seorang laki-laki yang muncul menatap mata kita. Suara-suara yang menakutkan pun terdengar di dalam video ini. Hati-hati, jika kita serius menatap mata laki-laki dalam video itu, kita bisa terhipnotis untuk mencongkel mata kita sendiri! Ajib! Gimana ceritanya kalo gue sampe nyongkel mata sendiri? Hii, ogah ah jangan sampe -___-

Ada lagi video yang paling berbahaya di Youtube, yaitu Karlmeyer. Awalnya gue cuek-cuek aja kalo denger nama "Karlmeyer", gue kira malah judul Film -___-. Tapi setelah tau Karlmeyer itu apa, sekarang kalo denger nama itu jadi merinding. Video ini memfokuskan penontonnya pada suara video yang menyeramkan. Konon katanya, akibat dari mendengarkan suara dari video ini dapat menyebabkan si "pendengar" ketakutan tanpa sebab (ya sebabnya dengerin suaranya), merasa sedang diikuti oleh seseorang atau bahkan makhluk gaib, dan tentu saja tidak bisa tidur.

EYD (PEMAKAIAN HURUF)

A. Huruf Abjad

Abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf yang berikut. Nama tiap huruf disertakan di kolom ketiga.
Huruf Nama
Kapital Kecil
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K
L
M
N
O
P
Q
R
S
T
U
V
W
X
Y
Z
a
b
c
d
e
f
g
h
i
j
k
l
m
n
o
p
q
r
s
t
u
v
w
x
y
z
a
be
ce
de
e
ef
ge
ha
i
je
ka
el
em
en
o
pe
ki
er
es
te
u
ve
we
eks
ye
zet

B. Huruf Vokal

Huruf yang melambangkan vokal dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf a, e, i, o, dan u.
Huruf
Vokal
Contoh Pemakaian dalam Kata
Posisi Awal Posisi Tengah Posisi Akhir
a
e*

i
o
u
api
enak
emas
itu
oleh
ulang
padi
petak
kena
simpan
kota
bumi
lusa
sore
tipe
murni
radio
ibu
Keterangan:
* Untuk keperluan pelafalan kata yang benar, tanda aksen (ˊ) dapat digunakan jika ejaan kata menimbulkan keraguan.

Misalnya:

Anak-anak bermain di teras (téras).

Upacara itu dihadiri pejabat teras Bank Indonesia.

Kami menonton film seri (séri).

Pertandingan itu berakhir seri.

Di mana kécap itu dibuat?

Coba kecap dulu makanan itu.

C. Huruf Konsonan

Huruf yang melambangkan konsonan dalam bahasa Indonesia terdiri atas huruf huruf b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z.
Huruf
Konsonan
Contoh Pemakaian dalam Kata
Posisi Awal Posisi Tengah Posisi Akhir
b
c
d
f
g
h
j
k

l
m
n
p
q**
r
s
t
v
w
x**
y
z
bahasa
cakap
dua
fakir
guna
hari
jalan
kami
-
lekas
maka
nama
pasang
Quran
raih
sampai
tali
varia
wanita
xerox
yakin
zeni
sebut
kaca
ada
kafan
tiga
saham
manja
paksa
rakyat* alas
kami
tanah
apa
status quo
bara
asli
mata
lava
hawa
-
payung
lazim
adab
-
Abad
maaf
gudeg
tuah
mikraj
politik
bapak*
akal
diam
daun
siap
Taufiq
putar
tangkas
rapat
-
-
sinar-x
-
juz
Keterangan:
* Huruf k melambangkan bunyi hamzah.
** Huruf q dan x khusus dipakai untuk nama diri (seperti Taufiq dan Xerox) dan keperluan ilmu (seperti status quo dan sinar x).

D. Huruf Diftong

Di dalam bahasa Indonesia terdapat diftong yang dilambangkan dengan ai, au, dan oi.
Huruf
Diftong
Contoh Pemakaian dalam Kata
Posisi Awal Posisi Tengah Posisi Akhir
ai
au
oi
ain
aula
-
malaikat
saudara
boikot
pandai
harimau
amboi

E. Gabungan Huruf Konsonan

Gabungan huruf konsonan kh, ng, ny, dan sy masing masing melambangkan satu bunyi konsonan.
Gabungan
Huruf
Konsonan
Contoh Pemakaian dalam Kata
Posisi Awal Posisi Tengah Posisi Akhir
kh
ng
ny
sy
khusus
ngilu
nyata
syarat
akhir
bangun
banyak
isyarat
tarikh
senang
-
arasy
Catatan:
Nama orang, badan hukum, dan nama diri yang lain ditulis sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, kecuali jika ada pertimbangan khusus.

F. Huruf Kapital

1. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.

Misalnya:
Dia membaca buku.
Apa maksudnya?
Kita harus bekerja keras.
Pekerjaan itu akan selesai dalam satu jam.
2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.

Misalnya:
Adik bertanya, "Kapan kita pulang?"
Orang itu menasihati anaknya, "Berhati-hatilah, Nak!"
"Kemarin engkau terlambat," katanya.
"Besok pagi," kata Ibu, "dia akan berangkat."
3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam kata dan ungkapan yang berhubungan dengan agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan.

Misalnya:
Islam Quran
Kristen Alkitab
Hindu Weda
Allah
Yang Mahakuasa
Yang Maha Pengasih
Tuhan akan menunjukkan jalan kepada hamba-Nya.

Bimbinglah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.
4. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.


Misalnya:
Mahaputra Yamin
Sultan Hasanuddin
Haji Agus Salim
Imam Syafii
Nabi Ibrahim

b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.


Misalnya:
Dia baru saja diangkat menjadi sultan.
Pada tahun ini dia pergi naik haji.
Ilmunya belum seberapa, tetapi lagaknya sudah seperti kiai.
5. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan yang diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat yang digunakan sebagai pengganti nama orang tertentu.


Misalnya:
Wakil Presiden Adam Malik
Perdana Menteri Nehru
Profesor Supomo
Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian
Gubernur Jawa Tengah

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan atau nama instansi yang merujuk kepada bentuk lengkapnya.


Misalnya:
Sidang itu dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia.
Sidang itu dipimpin Presiden.
Kegiatan itu sudah direncanakan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Kegiatan itu sudah direncanakan oleh Departemen.

c. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak merujuk kepada nama orang, nama instansi, atau nama tempat tertentu.


Misalnya:
Berapa orang camat yang hadir dalam rapat itu?
Devisi itu dipimpin oleh seorang mayor jenderal.
Di setiap departemen terdapat seorang inspektur jenderal.
6. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur unsur nama orang.


Misalnya:
Amir Hamzah
Dewi Sartika
Wage Rudolf Supratman
Halim Perdanakusumah
Ampere


Catatan:

(1) Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama seperti pada de, van, dan der (dalam nama Belanda), von (dalam nama Jerman), atau da (dalam nama Portugal).


Misalnya:
J.J de Hollander
J.P. van Bruggen
H. van der Giessen
Otto von Bismarck
Vasco da Gama

(2) Dalam nama orang tertentu, huruf kapital tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata bin atau binti.


Misalnya:
Abdul Rahman bin Zaini
Ibrahim bin Adham
Siti Fatimah binti Salim
Zaitun binti Zainal

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama singkatan nama orang yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.


Misalnya:
pascal second Pas
J/K atau JK-1 joule per Kelvin
N Newton

c. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.


Misalnya:
mesin diesel
10 volt
5 ampere
7. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.


Misalnya:
bangsa Eskimo
suku Sunda
bahasa Indonesia

b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa yang digunakan sebagai bentuk dasar kata turunan.


Misalnya:
pengindonesiaan kata asing
keinggris-inggrisan
kejawa-jawaan
8. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari raya.


Misalnya:
tahun Hijriah tarikh Masehi
bulan Agustus bulan Maulid
hari Jumat hari Galungan
hari Lebaran hari Natal

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur unsur nama peristiwa sejarah.


Misalnya:
Perang Candu
Perang Dunia I
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

c. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak digunakan sebagai nama.


Misalnya:
Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia.
9. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur unsur nama diri geografi.


Misalnya:
Banyuwangi Asia Tenggara
Cirebon Amerika Serikat
Eropa Jawa Barat

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur unsur nama geografi yang diikuti nama diri geografi.


Misalnya:
Bukit Barisan Danau Toba
Dataran Tinggi Dieng Gunung Semeru
Jalan Diponegoro Jazirah Arab
Ngarai Sianok Lembah Baliem
Selat Lombok Pegunungan Jayawijaya
Sungai Musi Tanjung Harapan
Teluk Benggala Terusan Suez

c. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama diri atau nama diri geografi jika kata yang mendahuluinya menggambarkan kekhasan budaya.


Misalnya:
ukiran Jepara pempek Palembang
tari Melayu sarung Mandar
asinan Bogor sate Mak Ajad

d. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama unsur geografi yang tidak diikuti oleh nama diri geografi.


Misalnya:
berlayar ke teluk mandi di sungai
menyeberangi selat berenang di danau

e. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama diri geografi yang digunakan sebagai penjelas nama jenis.


Misalnya:
nangka belanda
kunci inggris
petai cina
pisang ambon
10. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua unsur nama resmi negara, lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dan nama dokumen resmi, kecuali kata tugas, seperti dan, oleh, atau, dan untuk.


Misalnya:


Republik Indonesia
Departemen Keuangan
Majelis Permusyawaratan Rakyat
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 1972
Badan Kesejahteraan Ibu dan Anak

b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata yang bukan nama resmi negara, lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dan nama dokumen resmi.


Misalnya:
beberapa badan hukum
kerja sama antara pemerintah dan rakyat
menjadi sebuah republik
menurut undang-undang yang berlaku


Catatan:
Jika yang dimaksudkan ialah nama resmi negara, lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dan dokumen resmi pemerintah dari negara tertentu, misalnya Indonesia, huruf awal kata itu ditulis dengan huruf kapital.


Misalnya:
Pemberian gaji bulan ke 13 sudah disetujui Pemerintah.
Tahun ini Departemen sedang menelaah masalah itu.
Surat itu telah ditandatangani oleh Direktur.
11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama lembaga resmi, lembaga ketatanegaraan, badan, dokumen resmi, dan judul karangan.

Misalnya:
Perserikatan Bangsa-Bangsa
Rancangan Undang-Undang Kepegawaian
Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial
Dasar-Dasar Ilmu Pemerintahan
12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, majalah, surat kabar, dan makalah, kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk yang tidak terletak pada posisi awal.

Misalnya:
Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma.
Bacalah majalah Bahasa dan Sastra.
Dia adalah agen surat kabar Sinar Pembangunan.
Ia menyelesaikan makalah "Asas-Asas Hukum Perdata".
13. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, dan sapaan yang digunakan dengan nama diri.

Misalnya:
Dr. doktor
S.E. sarjana ekonomi
S.H. sarjana hukum
S.S. sarjana sastra
S.Kp. sarjana keperawatan
M.A. master of arts
M.Hum. magister humaniora
Prof. profesor
K.H. kiai haji
Tn. tuan

Ny. nyonya
Sdr. saudara

Catatan:
Gelar akademik dan sebutan lulusan perguruan tinggi, termasuk singkatannya, diatur secara khusus dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 036/U/1993.
14. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman, yang digunakan dalam penyapaan atau pengacuan.


Misalnya:
Adik bertanya, "Itu apa, Bu?"
Besok Paman akan datang.
Surat Saudara sudah saya terima.
"Kapan Bapak berangkat?" tanya Harto.
"Silakan duduk, Dik!" kata orang itu.

b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak digunakan dalam pengacuan atau penyapaan.


Misalnya:
Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
Dia tidak mempunyai saudara yang tinggal di Jakarta.
15. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata Anda yang digunakan dalam penyapaan.

Misalnya:
Sudahkah Anda tahu?
Siapa nama Anda?
Surat Anda telah kami terima dengan baik.
16. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama pada kata, seperti keterangan, catatan, dan misalnya yang didahului oleh pernyataan lengkap dan diikuti oleh paparan yang berkaitan dengan pernyataan lengkap itu. (Lihat contoh pada I B, I C, I E, dan II F15).

G. Huruf Miring

1. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan.

Misalnya:
Saya belum pernah membaca buku Negarakertagama karangan Prapanca.
Majalah Bahasa dan Sastra diterbitkan oleh Pusat Bahasa.
Berita itu muncul dalam surat kabar Suara Merdeka.

Catatan:
Judul skripsi, tesis, atau disertasi yang belum diterbitkan dan dirujuk dalam tulisan tidak ditulis dengan huruf miring, tetapi diapit dengan tanda petik.
2. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata.

Misalnya:
Huruf pertama kata abad adalah a.
Dia bukan menipu, melainkan ditipu.
Bab ini tidak membicarakan pemakaian huruf kapital.

Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan berlepas tangan.
3. a. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata atau ungkapan yang bukan bahasa Indonesia.


Misalnya:
Nama ilmiah buah manggis ialah Carcinia mangostana.
Orang tua harus bersikap tut wuri handayani terhadap anak.
Politik devide et impera pernah merajalela di negeri ini.
Weltanschauung dipadankan dengan 'pandangan dunia'.

b. Ungkapan asing yang telah diserap ke dalam bahasa Indonesia penulisannya diperlakukan sebagai kata Indonesia.


Misalnya:
Negara itu telah mengalami empat kali kudeta.
Korps diplomatik memperoleh perlakuan khusus.


Catatan:
Dalam tulisan tangan atau ketikan, huruf atau kata yang akan dicetak miring digarisbawahi.

H. Huruf Tebal

1. Huruf tebal dalam cetakan dipakai untuk menuliskan judul buku, bab, bagian bab, daftar isi, daftar tabel, daftar lambang, daftar pustaka, indeks, dan lampiran.

Misalnya:
Judul  : HABIS GELAP TERBITLAH TERANG
Bab  : BAB I PENDAHULUAN
Bagian bab  : 1.1 Latar Belakang Masalah


1.2 Tujuan
Daftar, indeks, dan lampiran:
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMBANG
DAFTAR PUSTAKA
INDEKS
LAMPIRAN
2. Huruf tebal tidak dipakai dalam cetakan untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata; untuk keperluan itu digunakan huruf miring.

Misalnya:
Akhiran –i tidak dipenggal pada ujung baris.
Saya tidak mengambil bukumu.
Gabungan kata kerja sama ditulis terpisah.

Seharusnya ditulis dengan huruf miring:
Akhiran –i tidak dipenggal pada ujung baris.
Saya tidak mengambil bukumu.
Gabungan kata kerja sama ditulis terpisah.
3. Huruf tebal dalam cetakan kamus dipakai untuk menuliskan lema dan sublema serta untuk menuliskan lambang bilangan yang menyatakan polisemi.

Misalnya:
kalah v 1 tidak menang ...; 2 kehilangan atau merugi ...; 3 tidak lulus ...; 4 tidak menyamai
mengalah v mengaku kalah
 
mengalahkan v 1 menjadikan kalah ...; 2 menaklukkan ...; 3 menganggap kalah ...
terkalahkan v dapat dikalahkan ...

Catatan:
Dalam tulisan tangan atau ketikan manual, huruf atau kata yang akan dicetak dengan huruf tebal diberi garis bawah ganda.